Kesan pertama ngeGazz CRF150L bukan dihabitatnya

Haloooo masbro …. jumpa lagi , mungkin ini akan menjadi artikel aneh …. entah ” penjembrengan ” pengalaman ngegazz CRF150 L entah sebenarnya curhat wakakkaka , sebelumnya semenjak menjadi pengangguran di Garasi WD Motor Garage , saya baru memasuki tahun ke 3 ini terjun di hobby permotoran Trabas pengaritan … alias hoby ngetril ngarit dikebon 😁 jadi sedikit banyak sudah sangat familiar dengan berbagai karakter motor Trail ditanah air …

Oke lanjut Desember 2016 kemaren saya menhhadiri regional launching CRF150 L untuk are jogja kedu san sekitarnya yg bertempat di GOR Goentoer Darjono Purbalingga jawa tengah

Tau ada invitation regional launching CRF ini hati pun riang pengen ngegazz mengobati rasa penasaran nyiksa Trail gacoan terbaru dari honda ini …..

Ehhhh jebulnya bin ternyata launchingnya di pusat kota … arena testride ditanah Lapang wakakkaa kurang menantang dan kurang bisa mendalami karakter CRF150 rada kuciwa bin males buat mempresentasikan 🙏😁

Yo wes lah maklum goal regional launching CRF150 ini memang menyasar kaum muda area ngapak banyumas purbalingga , dimana penjualan terbesar motor sport honda dibawah HSO Astra Yogyakarta bedada di daerah ini

Oke untuk sedikit obat rasa penasaran

Berikut akan saya berikan kesan kesan pertama mengendarai CRF 150 L oiya sebelumnya penamaan generasi CRF berasal dari singkatan Competition Race Fourstroke Lisence

Competition Race diambil dari nama generasi sebelumnya , dimana Honda CR adalah Trail Honda 2Tak yg penggunaannya memang untuk kompetisi alias Balap Motocross

Kemudian tambahan F menjadi CRF karena berevolusi ke generasi Four Stroke 4T

Tambahan huruf L berarti Lisence atau Legal street . Dimana type L ini dilengkapi Legal Paper untuk dipakai dijalan raya

Lanjut …. dimata Bang WD , CRF150 L itu ……

1.fresh design ….. Trail ini menjadi pusat perhatian di ruang display maupun saat dipakai riding

2.light Trail injeksi 150cc pertama yg dijual di indonesia (seperti apa kelebihannya akan saya beberkan jikalau ada kesempatan test ride dimedan habitat yg sesungguhnya)

3. Full option ….. 1 type saja ….

CRF 150L dijual hanya dalam 1 type saja dan lumayan full optio. Menurut bang WD alias untuk hobby trabas tinggal upgrade ban kembangan full offroad , pretelin assesoris body jalan raya , dan knalpot gear set. Sudah siap gazzz Rims sudah alliminiu alloy 18-21 inch , upside down injeksi panel speedo digital dsb


4.Bantingan & handling CRF 150 L yg superb untuk kelas light Trail

Meskipun rekan Ttabaser ada yg komentar CRF150L sedikit lebih berat dari kompetitor .. saya belum begitu merasakan perbedaan signifikan kalau belum bermanufer di medan Hard enduro di track hutan pegunungan *pinjemin dong Gan biar bang WD siksa untuk pembuktian bhahahaha 😁

5. Bantingan suspensi Kenyal asoyyy

Disini bang WD takjub untuk ukuran upside down pabrikan lokal, CRF 150 L ini terbilang kenyal empwuuuukkk pengalaman bang WD & rekan trabaser kalau untuk trail lokal lebih memilih versi non upside down alias versi Teleshock biasa karena dirasa Tele biasa lebih empuk

Namun ternyata honda menjawab tantangan dimana Up side down CRF150L ini sangat mumpuni meredam guncangan dan redaman medan gejrot gejrotan meski arena test ride tidak memuaskan bang WD menyiksa CRF ini , namun Bang WD pede pol untuk loncat loncat Terbang 😁

Nampaknya sistem Inverted telescopic front suspension memang mujarab membuat bantingan asoyyy dimana isi tabung USD berbeda konstruksi antara kanan & kiri

Suspensi belakang???? Silahkan nilai sendiri saat saya mendarat 😁

6.Fuel tank alias tangki bensin yg sembunyi dibalik body sayap agresif bentuknya kuno wakakaka platnya agak kurang tebal menurut bang WD … system plat di presss di sambungan samping bawah ….. mirip mirip tangki honda sport jadul gitu dehhh … sempat saya tanyakan dan usul ke bagian teknis … kenapa kok ga coba bikin tangki dari plastik aja …. katanya alasan safety ….tapi bang WD belum.puas dengan jawaban tersebut 😁

7.mesin yg dibully netize. gen sport AHM entry level

Memang nyatanya sebelum lahir NMP & verza mesin ini diluar sana sudah menjadi dapur pacu CRF 150 F sejak beberapa tahun silam

Fakta dilapangan …. Mesin generasi NMP laris dicangkok di roling chasis merk sebelah karena terkenal bandel dan torsi ditanjakan mimpuni serta mudah dioprek

Ya buat bang WD mesin ini cukup Joyfull kok buat main di kebon , sayangnya aja bentuk crankcase cover polos jadul ga ada improve pembahatuan dibentuk cetakan yg agak futuristik gitu kek lekuk bentuknya 😁

8.speedometer full digital keren , tapi buat kami trabaser yg sering copot speedo atau kelengkapan jalanraya yg bertujuan sayang kalau pecah & pengurangan bobot, bakal main tebak tebakan dengan sisa kapasitas bensin di tangki, pasalnya ini injeksi , beda dengan karbu konvensional dimana ada kran bensin dan Res position … yg kalau bensin mendekati habis tinggal putar kran ke posisi Res masih bisa menghngunakan cadangan hampir 1 liter

Last …. nampaknya curhatan bang WD akan segera terjawab karena hari ini astra Yogyakarta mengadakan sesi test ride dimedan alam bebas yg bertajuk CRF 150 fun touring ….. yahhhhhh kok fun touring …berharap ada stage hard enduronya dehhhh biar ada tantangan 😁

Wassalamu’ alaykum sobat bikers

9 Comments

  1. Wah nggak sabar pengin tahu hasil test by Mas Aziz di lintasan hard enduro.
    Kayak apa performa mesin 4 tak 150 cc di lintasan sulit kalo ditest by trabaser.

    Soale saya old person ex enduro rider tahun 1976-1979, tapi zaman 2 tak. Waktu 1976 itu belum ada motor trail beneran yg 4 tak yg dijual bebas di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*