Iklan
Oleh: azizyhoree | September 6, 2013

Penggolongan Level motor sport sesuai kegunaan , menurut pabrikan


Motivasi seseorang untuk membeli motor sport atau bahasa biker nya  motor batangan  ada berbagai macam  ,   ada  yang   karena  naik kelas dari cub atau bebek  ,  ada yang menjadi motor pertama kepunyaannya  ,  ada  yang  karena  penggunaan sehari hari  ,  ada pula  yang  membeli nya sekedar menyalurkan hoby  nah berikut ini  ternyata  ada  penggolongan level motor sport sesuai penggunaan  versi  pabrikan  –>>

IMG_5876 - Copy

*–>  dimana  posisi  Entry level  atau motor sport harga terjangkau kebanyakan di pakai sebagai practical use  , atau sebagai sarana sehari hari  ,   di segmen ini pemiliknya  jarang menggunakannya  untuk  keperluan hoby  maupun  show off

*–> motor sport Mid level kecenderungan pemiliknya  selain mempergunakannya sebagai sarana sehari hari  juga  memperhatikan penampilan  agar menarik perhatian & separuh aktifitas penggunaannya  juga  sebagai hobi , misal touring

*–> motor sport High level  ,  dengan  harga  yang  masuk jajaran menengah ke atas , kecenderungan pemiliknya   hanya menggunakan  1/4 porsi pemakaian  untuk dipakai Daily use , 3/ 4 porsi nya  di gunakan  menyalurkan hoby  misal  touring , nongkrong dan sebagainya  sementara  porsi  show off nya  sekitar 40% dan 60 %  nya   Fun to ride , biasanya sudah memiliki motor lainnya  untuk  harian

*–>>Motor sport premium class  ,  ini biasanya  memiliki  rentang harga tertinggi  &  sebagai flagship  product tertentu dari merk tertentu  ,  nah  kecenderungan  pemiliknya  lebih banyak  dipakai  sebagai motor penyalur hoby  dibanding digunakan sehari hari ,  pemilik kelas ini  biasanya  banyak memiliki koleksi   kendaraan  , porsi   show off  dan  Fun to ride  berimbang  ,  harapannya  diciptakannya  motor kelas ini  menyenangkan di kendarai sekaligus menyedot perhatian …..  &  masuk kategori pure hoby

405435_309596805752616_100001068985153_888925_68534541_n

nah  tentunya   skema  penggolongan  level  motor  sport  diatas  bukan  merupakan  rumusan  saklek  dari  pabrikan  ,  melainkan  pabrikan  yang  mencermati &  mempelajari  perilaku  konsumen di lapangan

index

Touring – ngarit –  ngantor dengan  motor  memang  kadang  menjadi  kebutuhan kadang  juga  menjadi  keterpaksaan  ketika  eadaan  mendesak  ,   kadang  memang  berkendara  sudah  menjadi  bagian  dari  aktifitas sehari hari  ,   hmmmmmmm   ngomong ngomong  ilustrasi   2  motor   diatas  kebalik yakkkss?  #ehhhhh  :mrgreen:

salam from warung DOHC  , Wassalamu’alaykum  😉

Iklan

Responses

  1. Wah ada stratanya

    Sent from my android device.

    • Sen from android silihan aku. :mrgreen:

      • alayne lagi kumat pake jampi-jampi pertamax 😆

      • Call me wind because I am abtleusoly blown away.

  2. yg khusus buat angkut barang berat ada ga?
    http://sarikurnia980.wordpress.com/2013/09/06/pantesan-kebo-nihil-di-dealer/

    • ada. mas . motor pick up roda 3. . malah. udah. ada. Ktm gajah 500cc diesel. 🙂

  3. ninja multi purpose

  4. jadi seharusnya yang namanya turing itu pakai motor premium, bukan motor entry? hmm

    bukannya kalau turing tuh pakai motor apa aza bisa, yg penting pasang strobo #ups

    hihi

    • hahaha. saya. memasang. gambar. ilustrasi. bukan bermaksud membenarkan strobo . justru sengaja. sebagai ilustrasi gambaran ironis. :mrgreen:

      sad but true and make annoying. wiuuuuww. 👿

  5. baerpatokan harga wae

  6. Dan sebenarnya bisa dibagi lagi berdasarkan CC

    <= 250 cc — harian (+ hobby)
    = 650 cc — minimum riding (mall to mall, touring ala storing (angkut cargo))

    • Nah. Itu. Trend. Masakini. Om. Dimana motor 600cc keatas. Juga. Masuk. Itungan perilaku pasar. . Meski. Market sharenya. Tipis. 🙂

      Kalau. Awàm. Pasti nyebutnya 250cc udah flagship pasaran dalam negri

  7. kalau saya beda lagi bro..sepeda motor cukup bebek….uang jutaan malah habis buat alat2 pendakian…he he

    • MantaB. Ini mah pasti. Slogannya. “Jangan ambil apapun yang menurut kalian indah , cukuplah untuk dikagumi …. , jangan tinggalkan sesuatu. Kecuali jejak kalian. “.

      Hiks. Marai. Kangen. Ndaki. Mas. 😦

      • saya malah kapok mendaki gunung. susah2 naek turun gunung beberapa tahun lalu di banten. akhirnya di pecundangi bocah2 banten yang bawa kelapa n kayu bakar naek turun gunung.

        malu… aku malu…

        😆

  8. wah penggemar 1cak.com juga toh.. hehehehe

    http://kusuma11wijaya.wordpress.com/2013/09/06/suzuki-tetap-berambisi-menjual-4-moge-ke-ri/

    • Sebelum di upload di sana. Aku udah pernah liat gambar ninja ngarit itu di fb. 😛

  9. saya masuk kategori mid ternyata,daily use dan nampang plus hobi,dipake sampe hancur dan gak mikir harga jual sekennya

    • Wahh. Mantab om , dipakai sampai ancur. Sepaham. :mrgreen:

  10. gambar yang paling bawah.. ok juga tu 😀 😀 huahahah..
    http://cicaakcerdas.wordpress.com/2013/08/24/ymmf-yamaha-mio-music-fest-kompetisi-music-yang-patut-anda-coba/

  11. tot tot toooot

  12. motor (jaman sekarang) = kuda (jaman baheula
    😀

    • kuda jingkrak = flagship. :mrgreen:

  13. entry level cuma buat “tambel butuh”…
    http://bakulkangkungjpr1.com/2013/09/06/beneran-nggak-nich/

    • kembali ke motivasi awal saat hendak memilih. mas. 🙂

  14. asiikk..mas aziz update mneh…
    sik asik…

    • thanks. mas support nya. 🙂

  15. Penggolongan yang bagus, bukan dari harga dan bukan pula dari kubikasi.

  16. yang penting bermanfaat

  17. Simak…

  18. oh,, begotot tooo

    http://sarikurnia980.wordpress.com/2013/09/06/sebuah-iklan-namun-mengharukan/

  19. joss dah.. premium kyk kuda perang kstria jm dlu.

  20. sippppp masss.
    punya motor yang bisa ke sawah aja.
    kalo mo turing ato show,,,,,,,,,nebengdotkom
    hihihihihihihihi

  21. waw, fun TOWA 😀

  22. Baru tau saya ada definisi seperti ini untuk klasifikasi motor. Hehehe
    Tapi sekarang banyak juga yang menjadikan motor entry level buat touring dsb yaa.. Itu lebih ke kecintaan terhadap suatu merek sih biasanya…

  23. EMANG KALO SEGMENT ITU SESUAI DENGAN FUNGSIONAL MOTORNYA. AKU ANE LEBIH KEARAH MOTOR YANG IRIT YANG BISA DIPAKAI KE KANTOR ATO JALAN2 SAMA KELUARGA

  24. Yaang penting Motor irit…itu aja sih yang penting..heheh

  25. yang penting irit dan okelahh klo digunainn,,,ga malu2in banget bodinya,,,,heheheh


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: