Riding & Driving , sama-sama kegiatan mobile namun berbeda resiko nya

Dalam menunjang aktifitas sehari-hari tak dapat dipungkiri , manusia membutuhkan sarana transportasi untuk kegiatan mobile atau berpindah tempat misalnya saja untuk bepergian , bekerja dan lain- lain , dalam hal ini untuk kategori berkendara dengan kendaraan pribadi yang paling lazim & ber kontribusi memadati jalan raya di saat ini ada 2 macam,  pertama Riding (mengendarai sepeda motor )  & yang kedua Driving ( menyetir mobil) ke dua aktifitas tersebut mempunyai kenikmatan masing masing, serta memiliki resiko masing-masing  baik secara finance , ergonomi maupun terhadap hal terburuk yang akan menimpa yaitu kecelakaan

Dari segi kekurangan & kelebihan tentunya sudah banyak yang tau laghh..  mengendarai motor pasti lebih simple-leluasa- tak makan tempat di jalan & di lahan parkir , irit bahan bakar ,  low maintenance.. dan ada hal yang membuat sensasi riding tak bisa di rasakan pada mobil  , namun disisi lain riding sepeda motor tentunya mempunyai akomodasi terbatas hanya dikatakan nyaman dan aman untuk 2 orang saja , melelahkan untuk perjalanan jauh , pegel  apalagi kalau jalanan macet byuuhh  sumpek puoll  ,  panas, ya kepanasan hujan ya  ke basahan  😈


Sementara berkendara menggunakan  mobil , bisa dikatakan nyaman  (relatif sich)  akomodasi lebih lega-lapang & muat banyak untuk menempuh perjalanan jauh dengan beberapa orang penumpang lebih prefer…   dan aman ,  panas ga kepanasan, hujan ga kehujanan , namun disisi lain , mobil  bisa dikatakan masih menjadi barang tersier , relatif mahal,  perawatan juga mahal, BBM lebih boros , makan tempat di jalan raya & lahan parkir fleksibilitas &  ruang gerak nya terbatas ….. jangan salah ketika terjebak kemacetan , mengendarai mobil tingkat stress nya bisa lebih besar dari mengendarai motor ..

Sementara dari segi resiko keselamatan * (kecelakaan )  baik mobil maupun sepeda motor sama2  besar namun… ,

Sepeda motor membutuhkan keseimbangan & kontrol yang lebih ekstra ….  saat seseorang mulai menyalakan engine & berkendara sepeda motor sebenarnya  dia sudah harus siap mencelakai diri sendiri ( andaikata terjatuh /  terjadi kecelakaan) selanjutnya efek domino dari jatuh nya sepeda motor bisa mencelakai orang lain disekitarnya

sedangkan , mengendarai mobil dituntut memiliki feel & keakuratan dalam melakukan aksi di balik steer kemudi meski mengendarai mobil relatif rileks , ketika seseorang mulai masuk di cabin mobil dan menyalakan engine & berkendara,  dia telah di lindungi design frame mobil yang memang di design se aman mungkin melindungi orang didalamnya , tentunya tetap ada resiko fatal jika terjadi kecelakaan (tergantung seberapa cepat mobil melaju & besar impact yang menimpa mobil)

#nahhhh  point perbedaan yang mendasar nich!  : 

➡   ketika seseorang memacu motor dengan kecepatan tinggi di traffict jalanan yang cukup “padat” dia beresiko mencelakai diri & orang lain ,  * anggap saja 50% mencelakai  dirinya  50% mencelakai orang lain 

➡  ketika seseorang mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi  di traffict yang cukup ‘padat”  dia bisa dikatakan tega terhadap orang lain!  👿  anggap saja 85 % resiko celaka adalah milik orang disekitar mobil yang melaju cepat tersebut , sedangkan 15 % untuk pengendaranya  ……  #lihat saja tragedi tugu tani yang belum lama ini  ..    👿  

so…..  baik riding maupun driving….    berkendaralah dengan HATI & hati-hati !   # apalagi di keramaian    (jangan lupa ber doá ) 😉

monggo dishare …

salam from warung DOHC_never_ending_exploring!

Wassalamu álaykum

49 Comments

  1. klo angkutan umum sudah aman, enakan naik angkutan umum serasa punya driver wakakaka…dan gak bikin macet, sayang kayaknya memang ada “invisible hand” yang sengaja membuat tidak aman,nyaman dan murah buat yang namanya angkutan umum…..

  2. like this, kang haji.. 🙂
    jarang bawa mobil, paling kalo lagi pengen ngejarah di pasar doank.. gak tau kalo anak udah gede 😀

  3. yaa intinya kalo pengen nyaman harus mau bayar lebih

    skutik semahal apapun emg nyaman,tapi tidak lebih nyaman dr Mercedes Benz.hehehe

  4. laik dis…
    semua ada resiko. 😀

    blm punya mobil, jd naik angkutan umum. tapi macet, habis waktu, penuh sesak, blm lg hrs tega liat cewe berdiri…
    yo wis lah.. numpak motor aja….

  5. iya bener mas aziz kudu hati2 bawa kendaraan apalagi mobil yang memang tingkat resiko kecelakaan sungguh besar…. terbukti saat ane sdg menuju ke jakarta, dari arah purwokerto tgl26januari kemaren… di jalur brebes sebuah new avanza hitam bertabrakan dengan bus sinar jaya (adu domba) dan di jalur pantura cirebon sebuah truck gandeng bermuatan pasir dengan mikrolet daerah setempat bersenggolan dan mengakibatkan truck oleng dan menutup lajur dari arah cirebon ke arah tegal (jalur pantura)…

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*