Review enduro matic oil @my genduk cilik [ beAT ]

Yups guna mendukung perjalanan touring yang akan WD tempuh be berapa hari lagi menuju touring safari ke jogja maka, sudah saat nya  si genduk cilik *matic WD ganti oli kali ini nyobain product dalam negri , label an dari pertamina!

yups Enduro matic,  SAE 10W-30 JASO MB/ API SL
dari kemasannya sich dijelaskan oli ini mengandung additive Molybdenum untuk mengurangi gesekan engine pada temperatur an kecepatan tinggi dan embel2 label XP2  X’treme power & protection serta spontaneous Acceleration
Penambahan pengharum atau fragrance juga sangat terasa  saat  tutup botol dibuka , bahkan  saat motot  dipakai running  🙂
meski sebenarnya  pengharum gampang menguap, karena memiliki rantai karbon yang pendek *pengharumnya  lho  ya
oli ini WD dapatkan di sebuah SPBU dikarawang seharga 39.000 *kirain produk dalam negri harganya miring dibanding yg laen  xixixixi  :mrgreen:
“dikutip dari enduro racing.com” di laboratorium oli Enduro Matic mampu dites hingga ribuan jam pada mesin stasioner (diam) atau setara 7.500 km, maka jika bertemu kondisi riil seperti kemacetan ala kota besar, bisa jadi harus menyesuaikan masa gantinya menjadi antara 3.000-5.000 km. Enduro Matic merupakan oli sintetik, yang memiliki tingkat penguapan lebih rendah bila dibandingkan oli mineral. Disebut sintetik karena sebagian besar bahan bakunya menggunakan Base Grup III (sintetik)

lalu bagaimana  review  di  matic beAT WD?
yups  setelah  diisikan  matic  ini telah  saya  bawa riding karawang-jakarta PP  ya  kira2  +- 150 km   *saat  undangan test new blade kemaren
nich review nya:
-engine , suara memang sedikit lebih halus
-tarikan / akselerasi ringan *cocok di perkotaan
-di starter  juga  mudah
-ada sedikit penurunan top speed ,  dari yg sebelumnya  pakai oli standart bisa 100kpj  *di speedo meter  ,  setelah pakai enduro matic  turun jadi 90-95 kpj *pada speedo meter
lalu bagai mana dengan tingkat penguapan nya setelah dipakai ribuan km?  , tunggu review selanjutnya setelah  si genduk cilik ini menjalani journey ke jogja  😀
monggo di share
salam from arung DOHC
Wassalamu ‘ alaykum

53 Comments

  1. Aku wingi nyoba shell ax5 , nyari yang ax7 ora ono, biasane aku nganggo enduro racing juga. Nek akselerasi enakan shell, tapi nek di bejek terus sensor temperatur oli suka nyala sementara enduro racing gak

  2. Varioku (agnes) jg sama pk enduro matic, semua yg dirasakan si genduk sama dg agnesku, cm si agnes gak turun top speednya, sama aja. 🙂

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Molybdenum bukan friction modifier dan bisa bikin selip kopling tapi ada cara agar bisa dipakai motor dengan kopling basah | Mengupas soal motor
  2. Motor matik itu nggak masalah pakai oli motor sport bahkan malah lebih sip | Mengupas soal motor

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*