Yang baru saja saya tau dari bebek tvs

Mas bro, motor -motor bebek TVS sudah lama dibicarakan dan di ulas bloger2 senior lha padahal saya ini berdomisili hanya 15 menit dari pabrik TVS indonesia kok ketinggalan fitur2 TVS  :mrgreen:  , nah yang saya baru sadar tuh selain fitur2 nya inovatif,  ternyata garis design teknologi  ada kemiripan dengan salah satu merk motor jepang

speedo atractive

yang menarik perhatian speedo meter atractive dan fungsional saat motor distarter 2 indikator  i-econo dan istart menyala , beberapa menit kemudian i-start mati, pertanda mesin sudah cukup warming up dan siap jalan   (ide genius mirip fitur pada mobil) 😀

  1. i-Econo: Yaitu teknologi yang didukung oleh’throtde switch’ yang memicu sistem pengapian digital untuk menjadikan pengapian optimal sesuai dengan kondisi berkendara. Teknologi ini untuk mengukur penggunaan bahan bakar lebih hemat dan ekonomis tarps mengurangi performa mesin.
  2. i-Start: Yaitu  teknologi dengan sensor temperatur yang dapat membantu bagi para pengguna motor untuk menghemat waktu (kurang dari tiga menit) memanaskan mesin motor tanpa kuatir akan merusak dari ketahanan mesin.(kutipan dari pak stephen langitan)  😀

switch head lamp digabung beam

penempatan switch lampu dim / beam yang menyatu dengan option switch , sistem dim push-ON (jika ditekan -sambil ditahan baru aktif, begitu dilepas mati) praktis
engine block kanan

right engine block , generasi turunan Neo serries..,  (motor ini basic awalnya dari motor ber kopling manual  yang sempat dikala itu menorehkan inovasi bebek 4 tak dengan kopling manual-semi automatic)  terlihat dari gambar block mesin yang saya lingkari merah lubang block untuk arm manual cluth ditutup (low cost pengiritan biaya cetak / moulding)  😀  , sayang kenapa teknologi semi manual-automatic malah dihilangkan?    yang menarik lagi adalah kapasitas oli mesin 1L, padahal engine crankshaft + block ga gede2 amat  😆
duralife engine, from galery SL.com

lihat mas bro, engine sebelah kiri, mirip penampakan Suzuki FD110 serries, aka shogun 110, dimana lubang intip pada magnet berada di bagian depan , sementara lubang baut magnet ditutup dengan model hexagonal key
engine left, magnet dan lubang intai TOP piston mirip shogun (FD 110)

perhatikan juga penampakan yang dibawah ini,  hhhmm  mata saya tak asing lagi dengan body carburator jenis ini…, yups mirip  mikuni nya FD 110 serries aka shogun
body karburator juga mirip shogun serries

hhmm, terbukti sudah,  beberapa teknologi suzuki dicangkok kan di bebek ini  😀
pict from dapur pacu

Yups…, silahkan ditambahkan share nya jika ada yang udah ubek2 bebek TVS :mrgreen:
semoga bermanfaat mas bro!
salam azizy_horee
Wassalamualaikum 😀
test

108 Comments

  1. yang baru say aketahui juga:
    Dengan iklan dan promosi yang menampilkan kekuatan menarik trailer dan SUV, saya kira motor ini akan mempunyai tarikan awal yang menghentak…
    Ternyata setelah mencoba, rasanya biasa saja, seperti motor kebanyakan…malah terkesan perlu agak dalam narik gasnya (mirip suzuki) tapi tenaga awal tidak selemot Shogun

    • aghihihi, iklan hanya bermaksud menyampaikan tujuan / goal dari marketing, sedangkan content bukan 100% menjadi acuan kualitas 😆
      ya setidaknya yg dimaksud impresi itu berbeda2 tiap person pakde 🙂

  2. lampune X3i juga pake bohlam HS1, sama punya Apache, Vixi, Pulsar, dsb.
    dan yg paling penting kurang cas-casan hapene.. :mrgreen:
    tak pikir bahas bebek supere iki mau.. ketipu aku.. 😳

  3. memang tvs sejarahnya mendapatkan transfer teknologi dari suzuki, sama halnya bajaj dari kawasaki. klo Indonesia mah dah banga kali cm jadi perakit n konsumen. apa kata dunia ❓

  4. kalo ga salah econo dulu pernah dipake di honda grand sama yamaha crypton.
    sayang aja TVS kurang dalam mempromosikan fitur2 unggulannya…..

  5. bebek super hanya aku n orang TVS: mbell.. fiture Neo ae lagi reti kok.. :mrgreen: 😛 :pissmasdohc:
    kabar burung si beksu, FU standar ae lewat..
    *mboh standar apa, tengah mungkin? 😆

  6. dbontang dealerx malah tutup,,,kpn ya mw dbuka lg???
    bos,coba ubek2 yg tvs rockz,,,katax lbh mantaab tuh…
    jupemx aja pernah dlibazz abezz,ga bs ngejar….

    • sebenarnya fitur ini juga ada di bebek ANF 125 serries aka karisma-supra125, dan juga di kasih thortle switch yang dihubungkan ke CDI hanya saja pada supra tidak di beri indikator econo 😀

  7. bos,cb kontak mbak mieke,pinjem tvs rockz buat review,,request dr pengunjung nih,,skalian tnykn;kpn mw buka dealer tvs lg dbontang?
    oiya,fitur2 yg ada d tvs rockz jgn d`amputasi,ntar gw ga jd beli nih,kl bs dtambah aja fiturx,,coz,dgr2 yg kluarn baru ni ada bbrp fitur unggulan yg ilang,,,

  8. TVS QUBE taon ini netas/launching jg ga ya?telurx kn udh d`erami dr taon td..!? smoga QUBE nnti netas dgn gen.125cc…
    apkh vertex150 akn lbh dl netasx?…..hehehe.

  9. Ini miris banget bro, secara pabrik TVS di KIIC, namun populasi di Krw sangat sedikit. Coba kalo ada CSR dr TVS, bagi2 Rokz buat para Sekdes…sekalian amal biar jualannya moceerr…

  10. thanx bro..dah dibaca. tapi kok di situ dikatakan HS itu menunjukkan jumlah kakinya. jadi HS tu katanya kakinya 1. lha kan motor2 sekarang kan jumlah kaki di bohlamnya umumnya 1, walau ada yg 3. trus bedanya apa dunkz?

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*