mengapa clearence out valve harus lebih renggang? (setting valve 4T)

Mas bro semua, setting valve/ setel klep merupakan istilah yang banyak dipakai oleh bengkel, maksudnya adalah mengatur jarak bebas antara ujung tangkai klep dengan ujung pelatuk (rocker arm, untuk engine type SOHC pada umumnya)  atau ujung tangkai valve dengan cam (untuk engine type DOHC pada umumnya) .dalam melakukan setting valve pada engine 4T idealnya selalu dibedakan clearence/ kerenggangan antara valve in, dengan valve Out mengapa harus demikian? ………….

yups, dalam proses kerja nya , valve padan engine 4T mempunyai  tugas utama, yaitu:
1.membuka -tutup saat terjadinya proses pemasukan bahan bakar dari sistem pengkabutan (valve in pada in -let)
2.membuka-tutup saat terjadinya proses pengeluaran sisa pembakaran menuju exhaust / knalpot (valve out pada out -let)
3. sama-sama menutup antara valve in- dengan valve out , saat terjadinya proses Kompresi
untuk lebih jelasnya mari perhatikan gambar berikut:

proses pemasukan bahan bakar (valve in membuka)

pada gambar diatas terlihat saat proses pemasukan bahan bakar, valve/ klep klep yang berwarna ungu membuka, ilustrasi gas berwarna biru masuk ke ruang bakar , sementara kita ketahui campuran gas bbm semestinya bersifat dingin.
proses saat kompressi (piston TMA) ataupun saat pembakaran

*pada gambar diatas, terlihat saat terjadi proses kompresi ke2 valve menutup, dan sama2  mendapatkan beban kompresi serta suhu yang sangat panas………., namun perlakuan panas berbeda pada batang valve out, dimana tidak terjadi pada valve In………mari kita amati gambar di bawah ini,   
proses saat pengeluaran sisa hasil pembakaran (valve out membuka)

kemudian pada gambar diatas, terlihat saat proses pengeluaran sisa hasil pembakaran menuju exhaust , valve/ klep klep yang berwarna merah membuka, ilustrasi gas berwarna merah keluar melalui out -let menuju exhaust , sementara kita ketahui sisa hasil pembakaran yang sebelumnya telah dikompresi , sangat panas
panas tersebut juga menyelubungi batang klep/ valve yang berarti batang klep mempunyai suhu yang sangat panas hingga merembet ke ujung tungkai/ batang klep -Out.. ujung2 nya terjadi pemuaian yang signifikan pada batang klep-out , bayangkan jika penyetelan klep dilakukan sama rata , saat terjadi pemuaian , valve in, masih memenuhi toleransi clearence, sedangkan valve out, bisa lebih sempit clearence nya karena pemuaian, bisa2 terjadi pembocoran kompresi karena valve out telah membuka sedikit sebelum bubungan cam, menyentuh rocker arm, ataupun ujung tungkai klep .

itu sebab nya valve out harus disetel lebih renggang dari pada valve in , seperti artikel saya sebelum nya saat setting valve karisma 125.   
pengukuran clearence pada system DOHC

aturan setting ini berlaku untuk type SOHC dan DOHC, yang membedakan hanya DOHC lebih fix dan durrable (tanpa sering setting)  karena clearence sudah ditentukan dari ketebalan shim (pengganjal) antara ujung tungkai valve dengan Cam shaft dimana saat kepresisian berubah, tinggal mengganti ketebalan shim dengan yang lebih tebal 😀
semoga bermanfaat, silahkan share, dan koreksi, jika ada kekurangan / kesalahan 😀
jangan lupa, kuis berhadiah masih dibuka sampai akhir bulan ini, silahkan klick> disini
salam azizy_horee from warung D.O.H.C  😎
Wassalamualaikum

76 Comments

  1. Oooo…
    ngono Tho….
    Mudeng saiki aku. (pdhal msh blm berani ngutak-atik mesin..)
    Nais Tread mas… (agak berkurang nih dahaga..)

    • hwaa hwa…. pertanyaan jaman sekolah nich…. susah jawab nya :mrgreen:
      semestinya rancang design valve in-out sudah disesuaikan terhadap perlakuan panas…….hmmmmmm asemb iki kang AY! :mrgreen:
      namun sepanjang yg saya ketahui… dan ajaran dari beberapa suhu-guru-dosen clearence tetap harus dibedakan antara in – dan – out 😆 dengan dalih seperti artikel diatas ^
      kalau ada yg mau nambahin silahkan 😎

      • pertanyaan sederhana….tapi jawabannya harus hati2..bahan dasar klep out harus diketahui secara pasti..baru dilihat ditabel bagaimana sifat mekaniknya…
        yang perlu diketahui juga bahan dasar header knalpot…seberapa jauh knalpot bisa menyerap panas dan mempercepat pendinginan…..jika bahannya woke bisa dipastikan suhu klep/valve out tidak sepaNAs perkiraan…
        sudut kemiringan klep/valve out juga berpengaruh..dengan sudut yang bagus kompresi tinggi mudah diperoleh dan panas akan cepat dibuang….
        apakah model spring valve (untuk masalah clearence bukaan klep) juga berlaku untuk model desmo…???

      • @ kang AY & Begawan martini > nah tuuh.. udah di jawab sama ahli material nya :mrgreen: :manggut-manggut: (itu dia maksud saya) :mrgreen:
        ==========================================
        untuk mengetahui material bahan klep dengan pasti , harus dipotong tuh batang klep menjadi cincang”an! baru kemudian dianalisa di dalam lab material bahan tekhnik :mrgreen: , kecuali si produsen mau membocorkan ramuan bahan material yg dipakai nya 😆
        =======================================
        apakah model spring valve (untuk masalah clearence bukaan klep) juga berlaku untuk model desmo…???
        =========================
        >>> belum punya DUCATI ! :mrgreen: 😈

  2. Wah nice artikel bro aziz, dtgu artikel kelanjutannya…
    brhubung ane bru bgt punya 4tak (sblmny slma 8 taun pke satria 2tak) n pgen bsa seting2 sndiri(lbih puas hsil oprekan sendiri), hal yg plg dasar dlm seting mesin 4tak dmulai dr mana ya?
    Trus pengaruh setelan klep trlalu renggang atau sempit itu bagaimana trhadap performa n konsumsi bbm nya?
    Sukses terus bwt warung DOHC nya,,,
    kpn2 bsa mampir nih bwt seting in byson ane, hehe…

  3. Sip dtgu… Makasih ni bwt jawabannya… Boleh ga nih klo sya berguru ma bro aziz tntg 4tak? Msh awam bgt soalnya ttg 4tak… Dlu gda ketertarikan sm skali bwt pke 4tak, dlu msh sng2nya trek2an n pke satria g usah korek2an udh kenceng n prawatannya jg simpel,
    Sy sneng jg ngoprek2 mtor, tp ckup bwt sendiri aja… Jd curhat…

    • boleh mas, tapi semampu saya menjawabnya 😀 belum dalam2 amat :mrgreen:
      jawaban request>
      settingan terlalu rapat, :
      1 , suara halus……
      2. performa akselerasi kurang siph
      3. rawan bocor kompressi / ngemposs saat terjadi pemuaian
      4. BBM boros
      5.mesin susah hidup, stationer kurang stabil
      6.mesin cepat panas
      settingan terlalu longgar :
      2.suara kasar / berisik
      2.akselerasi lebih ringan
      3.aman
      4.BBM lebih efisien
      5. karena longgar terjadi impact, settingan mudah berubah, rocker arm mudah aus….
      6.mesin juga cepat panas
      kira2 begitu garis besar nya, penjelasan lebih detail agak berhubungan dengan durasi , lifting dan sebagainya…. > menjurus ke teknik
      idealnya pas, sesuai aturan standart mas bro 😀 jangan terlalu rapat ataupun longgar, memang feeling setting sangat diperlukan disini 😀
      kalo ada yg kurang sebisa mungkin saya jawab lagi mas bro 😀 thanks attensinya ya 😆

  4. Sip mas aziz, thanx atas jwbnnya…
    Nanti mw mantengin trus dwarungnya mas aziz bwt nungguin artikel selanjutnya (khususny yg berbau teknis), hehe…
    Sy suka nih klo dah ada artikel ky gini, edukasi bgt khususnya bwt sy yg msh awam tntg mesin 4tak…
    Sy dkg trus warungnya bwt trus brkembang n mdh2an warung DOHC nya makin laris pengungjung…
    Wasslm…

  5. salam kenal.. mas karawangnya mana? iso rak ngoprek bysonku ben tambah ngacir, kiro2 butuh budget berapa mas, matur nuwun. …. nuwun sewu rodo OOT

  6. Bos mau tanya nih ane punya masalah ama motor ane. Kbtln mtr ane honda cbr lawas masalahnya motor ane kadang2 susah di idupin klo hbs d bwa jalan malahan kadang2 mtr mati pas dibawa jalan..ane udh ke 5 bngkl tp blm ada perubahan sasaran semua bengkel ke bagian karbu trs. Ane ngeri kbnyakan bongkar karbu malahan jadi pada slek baut’y. Terakhir ane sharing ama dealer honda tapi jawabanya ane disuruh cek SIm ama renggang klep.. Pertanyaan’y apakah bener masalah tsbt diakibatin dari sim ama renggang klep.? Tks d tngu pencerahan’y

  7. I am extremely impressed with your writing skills as well as with the layout on your weblog.
    Is this a paid theme or did you modify it yourself?
    Anyway keep up the nice quality writing, it’s rare to see
    a great blog like this one nowadays.

  8. Mas Bro… sya mau tnya lgi ni!!!
    Gimna jika valve seat /sitting valve sdah nggak bsa di gunakan lgi alias rusak.
    Solusinya gimna mas bro… Apa bisa yang diganti cuma hanya valve seat nya aj tanpa hrus ganti semuanya???

  9. Mas Bro… sya mau tnya lgi ni!!!
    Gimna jika valve seat /sitting valve sdah nggak bsa di gunakan lgi alias rusak.
    Solusinya gimna mas bro… Apakh yang diganti hanya valve seat nya aj, atau hrus ganti kop sillindernya skalian???

  10. Emank sper sitting valve nya ada di jual di pasaran ya mas bro…
    Harap maklum mas bro kalau bnyak tnya, soalnya saya bru bljar untuk prbaikin mtor sndiri… Yaaa, wlaupun hnya brmodal Nekat & sdikit ilmu dri internet. hehehe…

    • Tukang bubut bisa bikin mas … Atau kirim aja sini ke saya … Nanti tak garap di tetanggaku hehehe jamin beres, sitting jebol , ruang bakar habcur , bekas klep nabrak dsb bisa di repair ga harus beli cylinder head baru 😀

  11. Untuk mesin yang seating klep nya sudah beberapa kali
    direkondisi atau disekur, otomatis bisa membuat dudukan
    klep semakin turun atau amblas ke dalam, dan secara tidak langsung akan berpengaruh pada lemahnya spring/per klep walaupun per diganti dengan yang baru.
    yang saya mau tanyakan, bagaimana solusi untuk mengatasi masalah tersebut gan???.

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Service Yamaha Vega R old version « Azizyhoree's Blog
  2. Kulik Supra 125 karbu , obati akselerasi loyo | Azizyhoree's Blog

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*