Iklan
Oleh: azizyhoree | Oktober 27, 2010

Erupsi Gn Merapi 2010 (kondisi terakhir ,mbah Maridjan meninggal dunia)


Innalillahi….. sebagai warga kelahiran Yogyakarta sebelumnya saya menyampaikan duka cita yang sangat mendalam bagi saudara2 yang menjadi korban erupsi gunung merapi 26 oktober 2010….Β Β  sungguh tak terduga begitu cepat dan agresifnya sang Merapi, hingga menelan korban puluhan jiwa, padahal kemaren masih beraktifitas seperrti biasa..

view sang Merapi nan Gagah kebanggaan masyarakat yogyakarta

subhanalloh sungguh indah perawakan dirimu wahai Merapi

Terlepas dari itu, alam tak bisa dipersalahkan , karena memang kodrat nya untuk melakukan keseimbangan alam semesta secara brkelanjutan, bukan juga Sang khalik pencipta alam semesta tak memperhatikan umatnya, justru dengan ayat2 alam yang seperti ini kita sebagai manusia yang mengabdi kepada sang pencipta harus bersyukur masih diberi peringatan dan harus selalu ber instropeksi diri dengan apa yang telah kita perbuat dimuka bumi ini.

kejadian ini mengingatkan penunggu warung DOHC ini tahun 2006 silam, kala itu merapi juga sedang aktif hingga beberapa week, terus menerus mengalami peningkatan aktifitas vulkanik… kala itu saya masih murni sebagai petualang nekater’s πŸ˜€

erupsi magma

erupsi lava / magma

penunggu warung DOHC camping @ lereng gunung Merapi , th 2007

mngagumi ciptaanNYA bersama wadya bala, kere _horee!, nyanyian kode adventure di samping kali boyong kaliurng, lereng merapi

berburu spyshoot & video pemandangan erupsi magma dimalam hari….. hingga menyusup “nyolong2” memasuki ring 1 & 2 bahaya wedus gembel merapi yang hanya berjarak 5-6km dari puncak merapi…. pada tengah malam….. mendirikan tenda doom danΒ  bermalam di daerah turi sleman, samping kali gendol, maupun di sekitar rumah mbah maridjanΒ  serta “sowan” bertandang ke rumah mbah maridjan di kinahrejo………….subhanalloh sungguh luar biasa, maha besar ciptaan sang khaliq……

erupsi magma, yang disertai awan, "wedhus gembel"

namun 26 oktober kemarin , sangat terenyuh mendengar berita merapi telah erupsi lagi seperti kutipan dari tempo interaktif.com berikut:

info terakhir korban pun berjatuhan, sekitar 25 orang meninggal dunia tersapu awan magma (wedus gembel) yang bersuhu kurang lebih 500derajat celcius dengan kecepatan hampir 140 kpj

termasuk tokoh kondang jogja, juru kunci gn Merapi, “mbah maridjan” yang sempat dikabarkan selamat ternyata diketemukan sudah meninggal dalam keadaan bersujud diantara reruntuhan rumahnya….

 

kmpung Kinahrejo nan asri berubah menjadi ladang abu mencekam 😦

 

 

di masjid ini penunggu warung DOHC pernah ikut pengajian bareng Alm mbah maridjan,

 

 

 

 

tampak, jenazah simbah dalam posisi bersujud, "selamat jalan mbah semoga amal ibadahmu diterima Allah ta'ala dan diampuni segala kesalahan"

semoga semua ini menjadi pelajaran bagi kita semua, untuk berinstropeksi diri, menambah keimanan kita kepada sang pencipta, serta peuli dengan alam

salam azizy_horee!

Wassalamualaikum

Iklan

Responses

  1. subhanallah..
    innalillah, slmat jlam mbah..
    btw, tu awan nympe 140kmh pke mesin apa yah?
    :mrgreen:

    • iya terimakasih mas bro atas simpatinya…..

      140kpj, acceleration nya 3,5 detik dalam jangkauan 5km, yang pasti bukan pake engine DOHC :mrgreen:
      wallahualam πŸ˜€

  2. turut berbela sungkawa

    • terimakasih mas bro ….

  3. Turut berbela sungkawa,
    semoga Indonesia bisa bangkit untuk bisa menghadapi semua cobaan ini!!!!

    • siaap mari berdoa untuk indonesia mas bro πŸ˜€

  4. inna lillahi wa inna lillahi ra jioun

    • iya mas.. mari berdoa agar tak meluas bencana2 ini πŸ™‚

  5. Wah..mangstab banget foto waktu erupsinya bro

    Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, 3 bencana alam besar + banjir dimana-mana melanda Indonesia. Mari perbaiki diri dan jadikan ini renungan bersama, apa yang telah kita perbuat sehingga Allah swt. menurunkan musibah ini?

    “Dan apa musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” Asy Syura:30)

    • siap cak mari ber instropeksi diri πŸ™‚ mantab tuh dalil nya πŸ™‚ subhanallah semoga alam ini masih mau kita tempati untuk beramal πŸ˜€

  6. turut prihatin bro

    sudah lihat yang ini belom

    http://adiarianto.wordpress.com/2010/10/27/foto-yg-mengambarkan-akibat-awan-panas-merapi/

    • ke tkpp , kang udien πŸ™‚

  7. merinding bacanya bro,turut prihatin,alhamdulillah rumah mertua di magelang ngak apa2,hanya ujan debu aja

    • sepertinya dasyat ya pak? wah saya ga , di rumah….. tak bisa menjadi saksi seperti 2006 silam

  8. turut berdukacita

    http://compumoto.wordpress.com/2010/10/27/bc-efektifkah-dalam-mem-brain-wash-mindset-fansboy/

    • iya mas, bro… negoro (jogja) sedang berduka 😦

  9. IBU PERTIWI sedang dilanda duka…..
    semoga semua musibah cepat berlalu dan
    IBU PERTIWI bisa tersenyum lagi..
    AMIN…

    ————————————
    http://www.stu69.blogspot.com

    • siap ke tkp mas bro πŸ™‚

  10. sedih gw melihat nasib bangsa ini..

    • iya mas… menyedih kan 😦 thanks, kunjungan baliknya
      πŸ™‚

  11. iku tahun 2008 mas pas NK kemping ng turgo

    • 2007 punjul 1 kan? πŸ™‚
      yoh tak edit e πŸ™‚

  12. alhamdullilah sampeyan selamat mas bro

    • iyo mas bro… lha aku di sby-malang kok…..tapi pakdhe+ mbah2 yg jualan warung kopi temane para adventurer ga tau tuh nasibnya 😦

  13. nderek belo sungkowo….

    • sami2 mas bro 😦

  14. selamat jalan mbah, kami takkan melupakanmusemoga mendapat tempat yang layak di sisi-Nya

    • amiiin pak bons sedih banget aku 😦 kinahrejo porak oranda

      • semoga cepat bangkit mas bro

      • amiin pak πŸ™‚

  15. innalillahi wa innailaihi roji’un…ini letusan terbesar kedua setelah taon 1930 y bro.,??? alhamdulillah klrgaku djogja g p2…

    • siph makasih mas bro atas simpatinya, iya sepertinya begitu erupsi sebelumnya 2006 memakan korban 2 orang, yang tahun 1930, saya kurang paham …..

  16. Turut prihatin atas meninggalnya mbah maridjan
    Semoga diterima di sisi-Nya

    • makasih mas atas simpatinya, dan kunjungan ke blog ini

  17. semoga almarhum diterima amal ibadahnya..di lapangkan di alam kuburnya..dijauhkan dari siksa api neraka..amin..

    kabarnya, wartawan yang menjadi korban itu anaknya ternyata kawan saya sesama mahasiswa Unpad Bandung..turut bebela sungkawa…

    http://aditninjamaniac.wordpress.com/2010/10/27/n250r-vs-cbr-250r/

    • iya bro, makasih atas simpatinya πŸ˜€

  18. ngeri mas delok kaliadem remuk, rung suwe aku ndono je. Preinan wingi.. Astagfirullah..

    • yo wis jupuk hikmahe kabeh iki….. kabeh kudu ati2

  19. ‘kulihat ibu pertiwi, sedang bersusah hati, air matanya berlinang, merintih n berdoa…’
    turut b’duka cta, mga smua korbn dberi ktabahan, amien!

    • sipph atas simpatinya mas bro… sampai di nyanyiin pula πŸ™‚

  20. Mudah – mudahan diberi ketabahan oleh Allah, saudara – saudara kita yang kena musibah ini.. amien

    • iya, pak……:

      sepertinya besok jadi kopdar katanya malam minggu πŸ™‚

  21. Turut berduka atas musibah yang menimpa sodara2 qta di Merapi & Mentawai

    • iya pak makasih…. simpatinya πŸ™‚

  22. Semoga menjadikan hikmah yang perlu
    kita dalami dalam peristiwa ini…

    @aziz
    Bro…Malang dikelilingi Gunung Kelud,
    Gunung Semeru, dan tentunya Arjuno.
    Semoga mereka tidak “batuk” …
    Itu saja…
    Amin

    • iyo pak, amin….. aku pengagum mountaint….

  23. turut berduka bro πŸ˜₯
    dedikasi beliau pada tugas ny menjaga gunung merapi patut di acungi jempol

  24. innalillahi wa innailaihi rojiun

    • innalillahi…. thank’s mas bro

  25. inna lillahi rojiun. Hebat meniggal dalam kedaan sujud berarti tu solat tepat 5 waktu.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: