KSA kingdom of saudi arabia + Uni emirat arab berencana memblokir akses BlackBerry

Kingdom of  Saudi arabia (KSA)  melalui regulator Communication and Information Technology Commission (CITC) ingin mengakses dan memonitor BlackBerry Messenger (BBM).

Laporan dari media lokal setempat bahkan memicu Research in Motion (RIM) menggelar investigasi. Meski pihak CITC belum berkomentar secara resmi, seorang sumber mengklaim pengawasan BBM dilakukan terkait soal sekuriti di negara kaya minyak itu.
detikINET kutip dari ITP , sumber tersebut menyatakan keputusan itu terpaksa diambil terkait ancaman kaum teroris yang ditakutkan menggunakan layanan BBM untuk berkomunikasi satu sama lain secara rahasia. Untuk itu mereka rasa BBM perlu diawasi ketat.
Pihak CITC konon mengancam akan segera menutup layanan BBM jika permintaan untuk memonitornya tidak dipenuhi RIM. Sumber yang tak mau diungkap namanya itu bahkan menyebut CITC sudah menentukan tanggal untuk segera memblokir BBM.
lalu bagaimana akses BlackBerry di indonesia?
disarikan dari detikNET

jika menilik wacana diatas, dan menimbang faktor securitas sebagai alasan, benar saja, memang security militer disana sangat ketat sekali, hal ini berdasar pengalaman saya berada di bandara King Abdul Aziz saat berjalan di lobby airport saya hendak mengeluarkan pocket camera, dan sontak petugas bandara langsung menegur untuk tidak berfoto2. dan bahkan saat hendak melewati pemeriksaan militer bandara salah seorang penumpang yang 1 bus dengan saya tanpa sengaja memotret dengan mengeluarkan lampu blitz, sontak tentara penjagaan marah, dan menggeledah semua isi tas penumpang, bus kami tertahan 30 menit, yang membedakan dengan indonesia,petugas disana tidak menerima penyuapan! , tak ada kata ampun untuk pelaku penjepret camera tadi (camera disita dan memory card diambil) hal ini menunjukkan bahwa keamanan di KSA sangat ketat dengan alasan stabilitas nasional………..
semoga bermanfaat, buat agan2 ……
salam azizy_horee! wassalamu’alaikum

9 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*